Gubernur Gorontalo Pimpin Penanaman Perdana di Lokasi PENAS XVII, Dorong Inovasi Pertanian
Gorontalo – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026, dilaksanakan kegiatan penanaman perdana padi PM-AAS pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di lokasi Gelar Teknologi (Geltek) PENAS XVII Gorontalo. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo sebagai simbol dimulainya pemanfaatan lahan sekaligus penanda kesiapan lokasi pelaksanaan PENAS.
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolda Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, serta Bupati Gorontalo. Turut hadir tamu kehormatan dari Kementerian Pertanian, yaitu Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian (Kapusluh), Kepala Balai Besar BRMP Biogen, serta Kepala BBRMP Gorontalo. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung suksesnya pelaksanaan PENAS XVII.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Gorontalo sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut. Selanjutnya, sambutan Kepala BRMP yang diwakili oleh Kepala Balai Besar BRMP Biogen, Dr. Atekan, yang memaparkan laporan pelaksanaan Gelar Teknologi. Dalam laporannya disampaikan bahwa lokasi ini akan menjadi etalase berbagai inovasi varietas unggul dan teknologi pertanian terkini yang akan ditampilkan pada puncak acara PENAS XVII.
Puncak acara ditandai dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Gubernur Gorontalo, Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M. Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menyukseskan pelaksanaan PENAS XVII serta memperkuat pembangunan sektor pertanian di daerah. “Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bukti kesiapan kita menjadi tuan rumah yang membanggakan. Teknologi yang kita tanam hari ini adalah masa depan pertanian kita,” ujar Gubernur sebelum melakukan penanaman simbolis.
Kegiatan penanaman perdana ini melibatkan sekitar 300 peserta yang terdiri dari jajaran Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Gorontalo, para penyuluh pertanian, serta tim pelaksana teknis dari Kementerian Pertanian yang meliputi unsur BBSDMP dan BRMP Gorontalo. Penanaman padi PM-AAS ini diharapkan menjadi contoh penerapan inovasi dan teknologi pertanian dalam meningkatkan produktivitas serta efisiensi usaha tani.
Penanaman perdana ini menandai dimulainya fase persiapan lapangan secara intensif, guna memastikan seluruh infrastruktur hijau dan demplot teknologi siap menyambut ribuan peserta dari seluruh Indonesia pada pelaksanaan PENAS XVII mendatang. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pertanian yang modern, berkelanjutan, dan berdaya saing di Provinsi Gorontalo.